Selasa, 12 Mei 2020

Pepatah Nias Beserta Artinya

1. Abila horokina manu, adὂlὂ zuga zilatao. Tefuyu mbagi hendrifὂ bamuyu – muyu gego. Artinya :    orang yang perkataanya tidak menentu dan suka memutar balikkan kebenaran.
 
 2. Abὂlὂ zakela-kela alio zanio tugala, alio ndra lakha mbanua ahou nasa ziso donga. Artinya : bila ada  tujuan positif  maka semua rintangan dapat/ bisa  diatasi.
 
3. Afatὂ dὂla ziwalu afatὂ dὂla zese, uwai nitou`ὂ memube`e bawoha-woha gafore.ὂ. Artinya : cara pengambilan keputusan yang sangat tepat.

 4. Adulo do`ia adulo gὂ`ὂ tutu ia bawolomὂ tegilo-gilo manὂ. Artinya : oorang yang tidak tetap pendirian karena perkataannya tidak dapat dipegang.

 5.  Afeto harita afoe dawὂ mbawi, hadia sibai mbὂrὂ zami hari nakhe taromali. Artinya : perkataan yang enaak di dengar lebih berharga dari pada pemberian.

6.  Agega ndraono sidarua molaya, owὂra wakhe sidarua mondrino. Artinya : sesuatu yang dipimpin oleh dua orang / sesuatu yang di kerjakan oleh dua orang pasti akan rusak.

7.  Akha lὂsumange akha lὂbὂwὂ, nasokhi li no`alὂsὂ fehede hulὂ  nidanὂ. Artinya : perkataan yang untuk di dengar lebih berharga dari pada pemnberian.

8.  Alai ndrao gafὂkha alai ndrao mbekhu, ibe bakha langu bahulὂ gadulo manu. Artinya : keluhan seseorang yang tertipu karena kelicikkan orang lain.

9.  Alὂlὂ nafo nano munganga afeto mbago nano mufera, awai halὂwὂ nano mubabaya. Artinya : kesungguhan seseorang atau beberapa orang mengerjakan sesuatu karena mereka sungguh – sungguh bekerja maka pekerjaan itu siap.

10.  Amaedola gadulo manu haba hele-hele orudu fabali sa`ae na`ono manu, soni`a garawi bandru`u, sonikhoi moyo bahogu geu, baso ni langὂ zanutu. Artinya : orang bersaudara bahwa hanya waktu kecil berkumpul disamping orangtua kalau sudah dewasa berpisah untuk mencari nafkah dan kehidupannya  pasti berbeda – beda.

11.  Amuata nifaigi bua – bua nitὂngὂni. Artinya : seseorang yang pandai bicara atau pandai berjanji bahwa yang akn di perhatikan bukan perkataannya melainkan perbuatannya.

12.  Sitὂlu silu labὂnὂkhi yawa ambὂ tou mualὂsi bagahe balὂtedou, halὂwὂ lὂtedou-dou. Artinya: dikatakan kepada seseorang yang mengerjakan sesuatu pekerjaan bila biayanya kurang maka serba salah bila melanjutkan pekerjaan itu dan pekerjaan tidak selesai.

13.  Andrὂ tabὂrὂ danὂ andrὂ tatarai ngὂfi afu molala lagasi, afu mulua mbewa hὂni. Artinya: dikatakan kepada tindakan yang bijaksana itu dilakukan secara tidak langsung namun hasilnya menguntungkan.

14.  Andrὂ tolega-lega ba’andrὂ maoso-maoso melὂ mukhao nahagio, khὂ gowe idanὂ gawo. Artinya: dikatakan kepada seesuatu yang tidak stabil karna belum diketahui penyebabnya dan penyebabnya itu belum diatasi.

15.  Andrὂ molali mbὂrὂ nohi khὂ balugu oroisa langi.Bὂrὂ dὂdὂ sangandra-ngandrauli. Artinya: dikatakan kepada orang yang selalu berpikir tidak stabil akibatnya bila dia mengerjakan sesuatu maka tidak berhasil.

16.  Andrὂ alua gowasa andrὂ alua dome meno ha sara dὂdὂra ndramatua-ndra’alawe. Artinya: dikatakan kepada keberhasilan kesepakatan.Bahwa sesuatu rencana tercapai bila salah ada kesepakatan semua pihak.

17.  Andrὂ ὂli mbua andrὂ atua mbene mesi mbelu matua sanaro-naro. Artinya: dikatakan kepada sesuatu tempat, rumah/kampung yang terhindar dari gangguan dari luar oleh karna ada pemuda yang menjaganya.

18.  Andrὂ so’goto-oto mbagolὂ,andrὂ so’gotalua mbawa ndruhὂ fabὂi faedo ira memὂrὂ dome zowatὂ. Artinya: dikatakan kepada batas hubungan dalam keluarga walaupun hubungan antara keluarga begitu erat namun ada batas-batas yang tidak dapat di langgar.

19.  Arὂrὂ gi arὂrὂ go dὂwu adulo, wamadὂni silὂ boto. Artinya demikianlah orang yang asing saja bertengkar memeperebutkan sesuatu yang tidak bermanfaat yang mereka perebutkan barang ampas tebu yang sudah habis manisnya.

20.  Aoha mbulu zihasamὂsa abua mbulu nihasato andrὂ adudu zolawa andrὂ adudu zolewa bὂrὂ hugὂ-hugὂ zato mehatὂ sara hago. Artinya: demikianlah pekerjaan yang dikerjakan oarang banyak bila mereka sehati lebih banyak hasilnya dari pada yang dikerjakan oleh satu orang.

21.  Aramba gia gὂmi siwa hagu toli hasambua lahagu labὂzi walu hagu oi zara moli. Artinya: demikianlah keadaan orang yang kokoh persatuannya satu oarang saja punya urusan semua orang yang lain turut merasakannya.

22.  Asese sogὂi badaὂ tenga atete tenga tὂdὂ tenga lὂnga tenga ulὂ lὂtaila heza manὂ. Artinya: demikianlah orang yang pemakaian penghasilannya tidak teratur dia tidak dapat mengenal perbelanjaannya karna dia tidak mengatur dengan baik.

23.  Awai khὂnia awai sa’ae nomanaere noahole tetuyu tobali akaole.Mogo’o gowi ndramatua molau mbanio ndraalawe iraono zolohe afore sibuayo zolohe tekhe nalὂ sosili sonekhe nalὂ satua sangehekhe aekhu bambaho nomὂi mbὂrὂ wa’amate. Artinya: dikatakan kepada keluarga yang gagal membimbing anak-anaknya  akibatnya anak-anak itu bodoh dan dungu, mereka menjadi korban orang yang lebih pintar dari mereka dikatakan yang kepada mereka yang salah didik sehingga mereka bekerja bukan pada tempatnya apabila yang mereka kerjakan tidak berhasil.

24.  Banomo zae-zae duho goma habadete mulete yawa badὂdὂu obu’u bakha. Artinya: di katakan kepada orang yang dilurnya saja baik tetapi didalam jatinya jahat.

25.  Baewa sise-ise baewa sesolo andrὂ sibai lὂahono isumba mati’o ikhai-khai baya komo. Artinya: dikatakan kepada sesuatu kegiatan yang tidak tenang atau tidak lancar karna ada gangguan disekitarnya.

26.  Bawa moroi yὂu bawa moroi raya mowazuzu mowaondra, bafaoma nofazuzu haga. Artinya : orang yang sama keras, mereka sulit untuk sepakat.

27.  Bahele kakaigu kaka nomanunὂ wofo gatua gὂri-gὂri sὂkhido sahulὂ wongi farikho natanὂ owi. Artinya : sesuatu kegiatan bila pada awlnya sangat baik tetapi pada akhirnya sangat jelek.

28.  Bawa badakera bawa bagambὂlὂ halὂ ayau natola ὂhalὂ, saukhu moroi bagalitὂ. Artinya seseorang agr dia pandai memilih nasehat – nasehat yang baik.

29.  Bewemὂ afasi bewemὂ kiliὂmὂ, bὂi singa waakhὂtὂ be`e banafou hatὂ fa`a`ozu bewemὂ. Artinya : mengerjakan sesuatu hendaklah pelan – pelan janagn dipaksakan carilah waktu yang tepat.

30.  Bὂi ὂbali fὂnu babὂi bali segὂ, ba wama bὂbὂ lὂfὂ nono ndrundru tanὂ.Babὂi bali segὂ babὂi bali fὂnu, ba wama bὂbὂ khὂu sὂfu - sὂfu mbawa laowὂmaru. Artinya : seseorang agar dia jangan menganggap buruk nasehat itu menyakiti hati, namun tujuannya ialah  orang yang di nasehati lebih  berusaha dalam hidup ini.

31.  Bὂi folobὂ akhu wosonu babὂi folau hὂlua wamefotu telu dὂdὂ ndraono sawuyu, me`e dὂdὂ ndraono samalὂgὂ.  Artinya : bila memberi nasehat jangan begitu keras dan jangan memberi nasehat karena akibatnya kurang bermanfaat ataupun berakibat buruk.

32.  Babὂi hulὂ manu dahὂnagu sambua ihalὂ isetaigὂ, akha hulὂ manu bafὂfὂ`ὂ sambua ihalὂ ifὂfὂgὂ. Artinya : mengerkajan sesuatu janganlah asal jadi dan berantakan tetapi hendaklah mengerjakannya dengan teratur dan diselesaiakan satu persatu atau jangan ditumpuk saja dan tidak ada satu pun yang tuntas selesai.

33.  Babὂi faὂi gambala babὂi fahὂi dufo fabὂi oroma nὂsi wa`angao. Artinya : janganlah suka membuka rahasia kelemahan seseorang, karena seseorang itu akan mendapat malu ataupun dia tersinggung.

34.  Bὂi farὂmba - rὂmba yὂu wὂnὂ, oidua ziwὂnὂ olutusi nidanὂ fabὂi alua zowarὂ - warὂ.  Artinya jangan membawa kerugian.

35.  Belu matua belu akhe, akha sa`ae so dania, bano`atagedo wolombase. Artinya : ungkapan sebagai sebagai luapan keluhan karena sudah capek menunggu permintaan baru dikabulkan.

36.  Hulὂ atoru mbua mboli, italu`i mbὂrὂ lali. Artinya : orang yang telah berhasil, tidak mau kembali bekerja di kampung halamannya.

37.  Hulὂ mbo`ole saekhubadὂgi. Artinya : seseorang yang menjerumuskan orang alin supaya terjebak dalam kesusahan seperti dia.

38.  Sigὂlu nkhu lela, boroe tὂlὂ - tὂlὂ, idὂlὂ lela na so gὂ ikὂrὂbui na halὂwὂ. Artinya : seseorang yang hanya mau makan tetapi malas untuk bekerja.

39.  Alawa luo afeto duo ` aleu dawuo,  aisὂ nidanὂ mbanio. Artinya : jangan menunda – nunda penyelesaian suatu pekerjaan.Semakin ditunda semakin tidak selesai.

40.  Hulὂ gari sanusu ene. Artinya : ibarat membalas dendam atau sakit hati degan cara tersembunyi.

41.  Hulὂ hefuyu`a, sὂfὂ - sὂfὂ sate falemba fakitὂ bagahe mbaru zanὂrὂ. Artinya : diibaratkan pada sebuah peristiwa kejahatan yang akan menyusahkan oranng banyak.Atau sesutu tindakan yang tadak terpuji pada akhirnya akan melibatkan banayak orang.

42.  Kauko bahili lewuὂ bandaso, faolo gὂi ndra`ugὂ baufaolo gὂi ndra`o, fa`a`ozu fao – fao. Artinya : harus saling menghormati antara sesama. Saling menghargai sehingga dapat hidup rukun dalam kebersamaan. Ibaratkan dua jenis bambu, yang satu tumbuh di bukit dan yang satu tumbuh di daratan. Akan teatapi mereka saling menghormati dan menghargai.

43.  Gumi – gumi ladari tofali sagὂrὂ tὂwa. Artinya : sesuatu yang kecil atu sedikit jika dikumpul – kumpuldengan ditekan, maka semakin lama semakin banyak.

44.  Hafatua maniri wamὂzi laosi. Artinya : jangan lalai menggunakan waktu, apa yang bisa dikerjakan sekarang, kerjakanlah sekarang selagi masih segar dalam ingatan. Jangan ditunda, karena selain akan lupa dan terbuai, kesempatan atau peluang itu tidak akan datang kembali.

45.  Gofu heza mὂi lὂsu ba`igo`ὂ - go`ὂ ia uliho. Artinya  : diibaratkan kepada seseorang dengan keadaan atau sifat – sifatnya tetap melekat dan mengikutinya kemana ia pergi. Segala kebiasaan dan sifatnya tidak bisa dipisahkan pada dirinya kemanapun ia berada.

46.  Ono manawa mbanua ono manawa danὂ, aewna ifolai, ba`ifowa`a ba danὂ. Artinya : diibaratkan pada sebatang pohon manawa mbanua dan manawa danὂ. Pohon itu baru tumbuh dan besar jika sudah memiliki akar yang kuat di dalam tanah.Isi pesan dalam perumpamaan ini yaitu untuk mencapai cita- cita, pangkat atua jabatan yang tinggi harus ada dasarnya. Artinya jangan mimpi untuk menjadi sesuatu tanpa ada modal atau tanpadasarnya.

47.  Hulὂ manaro mati`o lawayὂ, ha sanὂrὂ bawania da`ὂ ni dou nia. Artinya : orang yang hanya menanti saja tanpa berusaha.

48.  Hulὂ nono manu nikhai moyo. Artinya : untuk menggambarkan suatu keadaan duka dan perasaan kehilangan karena kematian seseorang yang tiba – tiba.

49.  Hulὂ alau nago, no fao gahe. Artinya : bagaikan seekor kijang yang terperangkap bersama kakinya. Perumpamaan ini mengarah pada suatu pekerjaan yang tidak berhasil dan hanya merugikan saja.

50.  Hese – hese na zese falὂ tofesu gahe, ligi – ligi siliwi falὂ tofesu mbagi. Artinya : waspadalah selalu dalam segala hal, supaya tidak terperangkap dan mengalami bagaiakan burung Nazese dan Siliwi ywng berjalan denagan penuh kehatian – hatain untuk menghindari jebakan yang dapat menjerat kaki dan leher.

51.  Hulὂ duratura hili anau zabila moroi ba zadὂlὂ. Artinya : perumpamaan dengan menggunakan tumbuhan Tura hili dipakai untuk menggambarkan suatu situasi yang lebbih banyak buruknya dari pada baiknya. Jika ditujukan kepada manusia, maka itu menggambarkan perilaku seseorang yang lebih banyak dikuasai oleh sifat – sifat, perbuatan dan pikiran jahatnya dari pada perbuatan baik.

52.  Nifanaba bulu wakhe nifarahugὂ. Artinya : untuk menggambarkan suatu pekerjaan yang dilakuakan satu kali kerja saja.Tidak lagi dilalui dengan proses dan tahapan terlalu panjang. Disatukan saja sehingga penyelesaiannya singkat.

53.  Aboto woyo – woyo basilimo. Artinya : perumpamaan untuk menggambarkan suatu balasan atas perbuatan. Misalnya pemberian hadiah bagi anak – anak setelah mengerjakan sesuatu. Artinya : berbuat itu pasti ada hasilnya.

54.  Ono zaku modoi ono zaku manana, fonaha ua khὂmὂ ba fonaha gὂi khὂma, hana  nano faruka, fὂfὂ ba gamozua. Artinya : tiap kampung ada berbagai suku, harus tolong menolong, sifat gotong royong dan masing – masing akan menentukan hasilnya.

55.  Ligi-ligi siliwi, falὂ tofesu mbagi hese-hese nazese, falὂ tofesu gahe. Artinya :  berhati-hati dalam bertindak.

56.  hulὂ muhede mburu’u kὂkὂ habambὂrὂta muhὂngὂ-hὂngὂ ba zafuria taya manὂ. Artinya :rencana yang mendapat publikasi luas, tetapi tak berkelanjutan atau tidak terealisasi.

57.  Nahasara li, hasambua zὂnda ta’olikhe gawὂni ta’olai guli nasi. Artinya :kalau ada persatuan pekerjaan yang berat sekalipaun bisa ditangani.

58.  hulὂ zonowi bana’ai  nasὂkhi atὂ mbua, nasὂkhi atὂ lai ta’asese’ὂ batafandrai. Artinya : kalau pertalain ( hubungan lewat perkawinan antara dua keluarga) sebelumnya baik, maka diharapkan pertalian berikutnya.

59.  Samὂsa zi manga na’a samὂsa zigὂna gitὂ. Artinya : seorang yang berbuat, orang lain yang menanggung akibatnya.

60.  Sara mbu, sambua limi, ifadukhai zoya sibai. Arinya :seseorang dan perbuatannya bisa menjadi perusak persatuan atau hubungan kekeluargaan.

61.  hulὂ malu dahὂnagὂ, sambau ihalὂ iseta’ὂ hulὂ malu dafὂfὂgὂ,sambuqa ihalὂ ifὂfὂgὂ. Artinya :  pandai menghemat (menabung hasil kerjanya).

62.  Ya’e tou mbua ma’ae, tadὂlὂ gaheda waneu. Artinya : bersikap dan bertindaklah realistis, jangan  berkhayal.

63.  Abu’a gὂmὂ balὂ abu’a li. Artinya : kata-kata sindiran ( yang menyakitkan hati) sering terlalu sulit dilupakan.

64.  Sonekhe maὂrὂ tundraha sonekhe manὂrὂ asi, adὂlὂ’ὂ gamuri olembai zangorifi bὂi tebulὂ zinali falὂitandaὂlὂ angi. Artinya : kita mengharapkan pertolongan orang lain yang tak kunjung datang pada hal saudara sendiri yang siap menolong kita, kita anggap jauh.

65.  Talafo alawa waoro ba’alau nasu mbanua, talafo adogo-dogo gὂi ba’alau zigelo danὂ. Artinya : jangan terlalu sombong dan juga jangan terlalu merendahkan (bersikap tidak peduli), bersikaplah biasa-biasa saja.

66.  Bὂi  badu nidanὂ bawehasu-hasu. Artinya : jangan mengambil keputusan pada saat emosi.

67.  Bὂi olifu ita mbaru satua me inὂtὂ wa`a tosasada. Artinya : selalu bersyukur dalam hidup dan jangan lupa waktu susah.

68.  Bὂi fake gelemu go`o,hὂtὂi alawa ba hὂtὂi musindro lὂ`ὂsi, fake gelemu wakhe hὂtὂi alawa ba hὂtὂi aὂndrὂ bὂrὂ memo`ὂsi. Artinya : kalau kiata sudah meraih gelar setinggi apa pun tetaplah rendah hati dan santun.

69.  Hulὂ latawi mboroe, ebua hὂgὂ moroi ba gi`o. Artinya : lebih baik menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dari pada menunggu pihak yang berwajib untuk bertindak / menyelesaikannya.

70.  Hulὂ zogohi boroe, fatambu nigohi ba fatambu zogohi. Artinya : baik yang menang maupun yang kalah sama-sama menanggung resiko / akibat.

71.  Hulὂ mbaewa badete gahe, u`ewa gὂi ba ahegu tou, balὂ gὂi u`ewa ba ahulua. Artinya : keragu-raguan dalam mengambil keputusan dalam sesuatu hal, karena telah diselimuti oleh berbagai pertimbanngan.

72.  Hulὂ zigi sitoba`a lela. Artinya : seseorang yang tidak berani mengukapkan sesuatu.

73.  Wura-wura silὂ motutu bu`u, mangawuli khὂgu hanu-hanugu. Artinya : semua apa yang telah diucapkan / diperbuat oleh seseorang akan dirasakan sendiri akibatnya.

74.  Alὂlὂ nafo na mo munganga, ahori gὂ na mo mu`a, awai zino mondrὂi zi lὂ taya ha taromali sisambua. Artinya : berbuat baik kepada seseorang merupakan mahkota yang agung dalam hidup.

75.  Hulὂ la tunu go`o ba dumὂri samὂsa zamabὂli, felendrua zanὂri-nὂri. Artinya : apa bila ada sesuatu pertikaian / pertengkaran / masalah diantara dau pihak, maka dari keseluruhan jumlah pihak ketiga yang datang, hanya satu yang hendak memberikan solusi namun ratusan orang berkehendak unruk memanas-manaskan / mengorbankan api permasalahan.

76.  Mu`ogὂri mbalugu bὂi sὂbi, foriti-riti manὂ. Artinya : menakut-nakutkan seseorang dengan maksud tak sungguhan.

77.  Sὂkhi wame`e sὂkhi wanou`ὂ, awai zimὂrὂ zimate. Artinya : keputusan yang baik dan benar akan selalu diakui dan diindahkan.

78.  Solalau niasa, solalau tufo, ha elungu bambὂrὂta ba elungu bahogu. Artinya : pikirkan lebih dulu apa yang hendak kamu lakukan sebelum melakukan sesuatu hal, supaya kamu tidak meraba-raba lahi apa yang anda perbuat kemudian.

79.  Hulὂ geu safatὂ hogu. Artinya : seseorang yang tak punya semangat atau harapan dalam hidupnya.

80.  Akha mate mbaewa, si radi nawὂ. Artinya : meskipun semuanya habis untuk sesuatu hal, namun apabial hasilnya setimpal dengan hal itu, maka itupun tidak akan dikatakan “merugikan”.

81.  Bὂi auko dὂdὂ dalimbo, babὂi obu`u dὂdὂ landrὂta. Artinya : hargailah perasaanya, sudah tahu dia sedang susah (sedih), tak usah lagi menambah beban pemikirannya.

82.  Simanaga howu hao, inganga-nganga bawa bairongo talinga. Artinya : sesungguhnya orang tidak tahu, namun masih mau lagi menanyakan hal itu.

83.  Nifo`awi-awi lahagu, no i`orudugὂ hogu fabaya mbὂrὂ ba ifabaya-baya`ὂ khὂgu dalu. Artinya : orang yang munafik (penipu), selalu berkata manis, sok sopan dan berlagak jujur namun semuanya itu omomng kosong.

84.  Idanὂ banasoa ba idanὂ ba sere. Hana na olotu ba naso gere ba ohahau. Artinya : msekipun suasana tidak menyenangkan tetapi bila orang yang ditakuti / disegani datang, semuanya akan tenang dan kembali seperti semula.

85.  Sodoho, dozi bu`u hili so nono laosi. Artinya : bila ada uang, maka keinginan dapat tercapai dengan mudah.

86.  Bὂi fagokhὂ nalὂ bago. Artinya : tak perlu banyaak omongan / pembicaraan bila tak pernah ada bukti nyatanya.

87.  Famuwusi dὂgi lὂsu. Artinya : bekerja keras / banting tulang.

88.  Bὂi fabu`u aya ndraono lawere, fawere-were dania. Artinya: tak usah berjanji kalau tak mampu ditepati, karena janji adalah hutang.

89.  Gofu hezoso mὂi lὂsu b`igo`ὂ-go`ὂ ia uliho. Artinya : sifat dan perilaku itu akan selalu dibawa-bawa kemanapun perginya.

90.  Abὂlὂ duhe moroi banangi. Artinya: orang pendiam lebih pandai dari orang yang banyak bicara.

91.  Alau ndraono sidarua molaya. Artinya : akan jatuh anak yang dua menimang.

92.  Abὂlὂ mamera`ὂ dima ba kalua zafeto. Artinya : kalau kita terlalu menekan seseorang, dia bisa membalas dengan kasar.

93.  Alabu ndraono si darua molaya, owὂra wakhe si darua mondrino. Artinya : pekerjaan yang dikomandoi banyak orang bisa berantakan.

94.  Bὂi aekhugὂ luo bawὂnu. Artinya : amarah jangan di pendam.

95.  Bὂi gesi-gesi mbowo lawa, wa arὂu siyawa – yae tou mbua ma`ae, tadὂlὂ gaheda waneu. Artinya :bersikap dan bertindaklah realistis, jangan berkhayal.

96.  Bὂi tuko wulawa tanὂmὂ golowingὂu. Artinya : jangan mencari atau menciptakan masalahmu sendiri.

97.  Hulὂ dalaho barὂ zole. Artinya : bak katak dalam tempurung ( berpikir sempit).

98.  Hulὂ fambambatὂ galitὂ, hulὂ famatua mbalὂ ndrὂgὂ - sambua mbongi fambabὂ, samuza luo arὂu manὂ. Artinya: mengkiaskan hubungan tak serasi antara dua pihak yang ditandai dengan semakin saling menjauh.

99.  Hulὂ fatuko bawa zangasio. Artinya : mengkiaskan dua pihak yang saling menyalahkan, pada hal kedua-duanya punya andil dalam suatu persoalan.

100 Hulὂ motomo lagigia, hulὂ motomo la`oro, lὂ arara balὂ aroro. Artinya : dikiskan pada usaha atau organisasi yang tidak bertahan lama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar